aku lebih benci diriku
Aku menawarkan banyak sekali warna
Tanpa tau bahwa ia sebenarnya buta warna
Menawarkan banyak bahagia
Pada ia yang tak tau cara menghargainya
Aku menyia-nyiakan segala kesempatan
Seolah bertahan sebentar lagi mungkin akan membuatku bahagia
Namun ternyata nihil
Ia tetap saja bungkam seolah diam akan menyelesaikan segala masalah
Padahal, aku butuh sedikit penjelasan
Penjelasan mengapa aku harus bertahan
Ia tetap bungkam. Tanpa sepatah kata
Ia tidak menyuruhku bertahan
Tidak pula menjelaskan
Seolah menyuruhku pergi secara perlahan
Menyebalkan
Aku membencinya
Namun, aku lebih membenci diriku karena masih mencintainya.